Koran Pemuda Indonesia
Kesal Dibangunkan Saat Tidur, Seorang Anak di Cianjur Tega Bunuh Ayah Kandungnya

Cianjur - Koran Pemuda,(02/04/2021) Seorang ayah tewas tergeletak tak berdaya setelah dianiaya oleh anak kandung nya sendiri di Kampun Sayang kaak Desa Nyalindung Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur

Peringatan Hari Jadi Kab. Cirebon Ke-539, Bupati Imron ; Jaga Harkat dan Martabat Warisan Para Wali

Kab. Cirebon - Koran Pemuda, (02/04/2021) Tepat pada hari Jum'at, 02 April 2021 Kabupaten Cirebon menginjak usia ke 539 tahun

Belasan Rumah di Jatiyoso Kab. Karanganyar Tertimbun Longsor, Balai Desa Wonokeling Hampir Rata Dengan Tanah

Karanganyar - Koran Pemuda, (02/01/2021) Tanah longsor terjadi di Desa Wonokeling Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jatisoyo Kamis sore (01/04/2021) hingga malam hari

135 Desa di Kab. Cirebon Langsungkan Pilwu Serentak November 2021 Mendatang

Kab. Cirebon - Koran Pemuda, (30/03/2021) Dijelaskan H. Imam Ustadi, S.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, 135 yang tersebar di 38 Kecamatan diwilayah Kabupaten Cirebon akan melangsungkan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak pada November 2021 mendatang

Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR) Jalin Sinergitas Dengan DPP FSPC

Cirebon - Koran Pemuda, (28/03/2021) Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR) yang diketuai oleh Sudarto, bersilaturahmi dan jalin sinergitas dengan Forum Silaturahmi Pemuda Cirebon (FSPC) untuk membangun Cirebon menuju arah yang lebih baik.

Datang Dari Luar Kabupaten, Limbah B3 Ancam Kab. Cianjur

Cianjur - Koran Pemuda, (15/03/2021)
Pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun B3 dari kecamatan majalaya Kabupaten Bandung ke Kabupaten Cianjur ternyata bukan baru ini saja.bahkan pembuangan limbah B3 sangat kontras terlihat di salah satu lahan yang berada di Jln. Raya Bandung, Desa Ciherang Kecamatan Karangtengah.

Kurang lebih empat tumpukan seperti pasir berwarna hitam di biarkan begitu saja , tak ada yang menyadari keberadaan limbah tersebut.meski pun di pinggir jalan raya.

Salah satu  warga Asep (50) sudah satu bulan lebih limbah ini di biarkan begitu saja.diri nya pun memergoki keberadaan limbah tersebut saat di buang oleh beberapa truk.

"Saya pergoki waktu itu,saya tanya ini dari mana ? Tapi supir nya tidak  menjawab malah dian saja.engga lama langsung kabur," ujar nya.

Sementara itu,kasi penegakan hukum dinas lingkungan hidup  ( DLH ) Kabupaten Cianjur. Dindin Dolihin mengungkapkan, dari hasil penyelidikan terhadap beberapa supir truk yang tertangkap basah.limbah yang di bawa tersebut merupakan sisa batu bara yang akan di bawa ke gekbrong.

Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti limbah yang berada di jalan raya bandung.namun pihak nya akan memeriksa dan menganalisa mengenai limbah tersebut.

"Dari ketiga supir juga sudah di tangani polda jabar ,bahkan perusahaan yang membuang limbah sudah di dapat informasi nya," ungkap nya

Pembuangan limbah B3 pun tidak bisa begitu saja di buang,terlebih ke TPA pasir sembung. perlu proses dan tempat khusus pembuangan limbah.

Bahkan, pengolahan limbah pun perlu mendapatkan izin dari kementrian lingkungan hidup ( klhk  ) seperti tertuang dalam aturan UU nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan lingkungan hidup.

Kasi pengelolaan sampah dan limbah DLH Cianjur, Dian mardiana menambahkan penanganan B3 ada Delapan yakni, kurangi, simpan, kumpul, angkut, manfaat, olah,dan kubur.

Kewenangan pemda tingkat kabupaten atau kota hanya dua dari delapan poin tadi,yakni penyimpanan dan pengumpulan ' jelas nya

Lanjut nya,jika ada pengolahan limbah B3 seperti pembuatan batako dan lain nya hal tersebut harus memiliki izin dar KLHK. Khusus limbah ini pun masuk dalam ranah tingkat propinsi jawa barat.pasal nya kasus limbah ini terjadi antar kabupaten . Pihak DLH Kabupaten Cianjur akan mengamankan temuan tersebut di tempat khusus


(Ujang)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel