Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

OJK Optimis, Penyaluran Kredit Akan Bangkit Pasca Pandemi

Nasional - Koran Pemuda, (26/01/2021)
Setelah terjadinya krisis disektor kredit perbankan akibat dampak pandemi Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini kredit perbankan akan mengalami kebangkitan.

Ditahun 2021, OJK mematok pertumbuhan kredit sebesar 7,5 persen sementara ditahun lalu terkoreksi sebesar 2,4 persen

Ketua Dewan Komisione OJK, Wimboh Santoso mengatakan, otoritas memiliki alasan target pertumbuhan kredit pada tahun ini yakni berkaca pada pertumbuhan kredit pasca krisis 1998, 2005 dan 2008. Hal serupa juga terjadi pada saat krisis 1997 dan 1998. Bahkan setelah krisis 2005, kredit bisa tumbuh 25 persen karena proses pemulihan ekonomi.

“Pada 2005 kredit bisa 25 persen karena yang push dari satu proses recovery yang nanti tentunya akan turun lagi menjadi normal. Ini kenapa kreditnya tinggi, tentu karena recovery proses seperti krisis 1997 1998 dan krisis 2008," ujarnya saat acara Webinar Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 bertajuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi, Selasa (26/1).

Menurutnya sektor UMKM merupakan sektor yang paling awal bangkit dari masa pandemi pada Juli tahun lalu. Hal tersebut didorong berbagai insentif seperti subsidi bunga, subsidi premi penjaminan kredit, hingga penempatan dana pemerintah perbankan untuk menggenjot kredit UMKM.

(Bel)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel