Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Sumur Pipa Gas Milik Pertamina Yang Tak Terawat & Diduga Masih Aktif Di Desa Tegalsari Kec. Plered

Kab. Cirebon - Koran Pemuda, (07/10/2020)
Dari hasil investigasi Tim Koran Pemuda Indonesia,Senin (05/10), ditemukan Sumur Pipas Gas Pertamina yang tidak terawat dan diduga masih aktif di Blok Wadas Desa Tegalsari Kec. Plered Kab. Cirebon, menurut informasi dari warga sekitar tanah yang terdapat sumur tersebut adalah tanah milik tanah Desa Gombang Kecamatan Plumbon.

Tidak terdapat pagar pengaman maupun plang atau papan yang menginformasikan bahwa tempat tersebut merupakan lokasi Obyek Vital Nasional . Terdapat stiker Pertamina bertuliskan BARANG MILIK NEGARA AJW-002 , yang diduga milik pertamina sumur Arjawinangun.
Tidak terlalu jelas tanggal dalam sticker tersebut namun diduga ditempel pada tahun 2017 (berdasarkan tulisan tahun yang tertera dalam sticker yang mulai pudar).

Banyak warga yang khawatir akan terjadi peristiwa seperti Lumpur Lapindo , dikarenakan sumur tersebut diduga masih aktif dan masih mengeluarkan gelembung-gelembung.

Bau yang sangat menyengat disekitar area tersebutpun menjadi kekhawatiran warga. Kurang lebih 700 meter dari lokasi tersebut juga terdapat perumahan serta banyak peternak di lingkungan sekitarnya.
Melihat hal tersebut, Saeful Mu'minin, Ketua Umum Forum Silaturahmi Pemuda Cirebon (FSPC) turut angkat bicara karena dianggap dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar.

"Bau yang sangat menyedak sangat terasa dan membuat dada menjadi sesak . Pemerintah dan pihak-pihak terkait harus segera mengambil tindakan ." Ujar Saeful Mu'minin

"Kalau kekhawatiran warga terjadi , bukan hanya warga sekitar yang akan terkena dampaknya akan tetapi seluruh warga Cirebon dan sekitarnya juga akan terkena dampaknya" Lanjutnya

(Suminta)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel