Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Sempat Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Indramayu Berjalan Damai Setelah Ditemui Ketua DPRD

Indramayu - Koran Pemuda, (09/10/2020)
Di Indramayu, ribuan massa dari gabungan Mahasiswa, Buruh, IPNU, IPPNU, Nelayan berunjuk rasa menolak dengan tegas Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis (08/10).

Ribuan orang yang hadir membuat Jalan Sudirman di sekitar Gedung DPRD Indramayu menjadi lumpuh. Rekayasa lalu lintas pun dilakukan dengan pengalihan kendaraan di sejumlah ruas jalan.

Massa datang dengan membawa berbagai spanduk yang berisi penolakan mereka terhadap UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR RI. Sepanjang jalan menuju lokasi, mereka juga terus bernyanyi dan berorasi.

Dalam orasinya, massa menolak dengan tegas UU Cipta Kerja. Massa juga mendesak Presiden RI menerbitkan Perppu sebagai langkah konstitusi membatalkan UU Cipta Kerja tersebut. 

Semula, aksi massa berlangsung kondusif. Namun, tiba-tiba dari arah pengunjuk rasa ada yang melemparkan botol ke arah petugas yang berjaga. Hal itu kemudian diikuti oleh pengunjuk rasa lainnya yang juga melemparkan botol, kardus hingga batu bata.

Kericuhan berhasil diredam setelah Ketua DPRD Kab. Indramayu menemui massa dan berjanji akan memenuhi tuntutan mereka.

Ketua DPRD Kab. Indramayu, H. Syaefudin, S.H., juga akan menandatangani surat pernyataan serta meneruskan aspirasi para buruh dan mahasiswa ke Pemerintah Pusat.

Di akhir aksinya para pendemostran melakukan bersih-bersih sampah disekitar area Gedung DPRD Kab. Indramayu dibantu oleh pihak kepolisian.

"Kita ingin aksi kita ini jadi aksi damai. Aksi di Indramayu harus jadi percontohan bagi aksi-aksi di daerah lain," ujar Koordinator Aksi, Hadi Haris Kiyandi

(Babussalam)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel