Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Rapat Panitia Pemilihan Wabup Alot, Pendaftaran Cawabup Cirebon Dimulai 20-21 Oktober

Kab. Cirebon - Koran Pemuda, (16/10/2020)
Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Bupati (Wabup) Cirebon menggelar rapat kedua yang menghadirkan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (15/10/2020).

Dalam rapat kedua Panlih Wabup Cirebon ini, tampak cukup alot pembahasannya. Bahkan hingga berlangsung beberapa jam. Setelah beberapa jam berlangsung, rapat akhirnya selesai dan menghasilkan kesepakatan. Namun kesepakatan yang ada masih butuh negosiasi di dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD sebagai keputusan tertinggi kedua di dewan setelah paripurna.

Ketua Panlih Wabup Cirebon, H Mustofa menyampiakan, rapat Panlih bersama unsur pimpinan DPRD akhirnya terealisasi namun pembahasannya cukup lama karena memang banyak agenda yang lebih luas dibandingkan sekadar kepentingan PAW Wabup Cirebon.

Menurut Mustofa, di antaranya berkaitan dengan agenda dan tahapan APBD murni 2021 yang juga harus dilaksanakan. “Walaupun penjadwalan menjadi kewenangan Panlih, tapi pada pelaksanaannya Panlih tetap mempertimbangkan tanggung jawab dan peran tugas dari pimpinan. Apalagi KUA/PPAS itu belum selesai. Padahal hal itu akan dilanjutkan dengan RAPBD untuk disahkan akhir tahun ini,” kata Mustofa usai rapat.

Mustofa menegaskan, di satu sisi ada tanggung jawab konstitusional. Di mana Bupati H Imron menghendaki kursi kekosongan wakil bupati segera diisi. Oleh sebab itu, dalam rapat itu disepakati untuk Panlih Wabup Cirebon ini tahapan pertama dibukanya pendaftaran pada 20-21 Oktober 2020.

“Karena di tanggal itulah waktu kekosongan berdasarkan jadwal DPRD yang sudah diagendakan melalui Bamus DPRD. Tapi penjadwalan ini akan tetap dinegoisasikan dengan di Bamus DPRD,” sebutnya.

Setelah tahapan pendaftaran selesai, lanjut dia, diperlukan waktu untuk verifikasi berkas. Hasil kesepakatan dalam rapat tersebut verfikasi berkas di tanggal 9 November 2020. Langkah selanjutnya penetapan calon wabup dan pengundian nomor urut. Untuk yang ini kan melewati paripurna. Jadi disepakati 30 November 2020. Kemudian untuk pemilihannya dilakukan di 2 Desember 2020.

“Tahapan-tahapan ini, masih belum final ya. Kecuali untuk pendaftaaran. Karena untuk agendanya, sudah ada slot waktu yang disediakan. Untuk yang lain tetap mesti dibahas ulang nanti di Bamus DPRD,” cetus H. Mustofa

Kata pria yang akrab disapa Jimust ini, makanya dalam rapat kedua dihadirkan unsur pimpinan DPRD secara lengkap, agar nanti bisa mengamankan dalam agenda Bamus DPRD. “Pimpinan harus bisa mengamankan dong, karena Panlih itu produk DPRD. Wabup produk DPRD. Bukan Panlih. Panlih hanya memfasilitasi saja,” tambah Jimust

(Babussalam)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel