Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Hendak Ambil Ijazah, Oknum Kepala Sekolah SMA Yapisa Dukupuntang Diduga Suruh Peserta Didik Lulusan Tahun 2018 Taruh HP Sebagai Jaminan

Cirebon - Koran Pemuda, (09/09/2020)
SMA / SMK Negeri maupun Swasta tidak diperkenankan menahan atau tidak memberikan ijazah kepada peserta didik yang telah dinyatakan lulus.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah X telah mengeluarkan surat nomor : 422.1/2267-CADISDIKWIL.X perihal Penahanan atau tidak memberikan Ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah tertanggal 28 Agustus 2018, yang ditanda tangani oleh Dra. Hj. Dewi Nurhulaela, M.Pd

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Satuan Pendidikan/Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun Dinas Provinsi tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik ijazah yang sah dengan alasan apapun.

Akan tetapi dugaan oknum Kepala Sekolah SMA Yapisa Dukupuntang Kabupaten Cirebon dan Oknum Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Hidayah Dukupuntang diduga tahan ijazah siswa yang telah lulus pada tahun ajaran 2017/2018.n

Ade Suryana, siswa lulusan tahun 2018 SMA Yapisa Dukupuntang, saat hendak mengambil ijazahnya untuk keperluan persyaratan kerja di sekolah diduga ijazah tersebut ditahan oleh dugaan oknum kepala sekolah SMA Yapisa Dukupuntang.

Bahkan dugaan oknum kepala sekolah tersebut diduga meminta Ade untuk menaruh handphone (HP) nya sebagai jaminan bilamana ingin mengambil ijazahnya dikarenakan Ade masih mempunyai tunggakan yang belum terselesaikan di sekolah.

"Kalau mau diambil silahkan dibayar dulu 50% tunggakannya (:red)." Ucap Kepala Sekolah SMA Yapisa Dukupuntang dalam rekaman audio percakapan saat Ade hendak mengambil Ijazah nya.

Ade bersama Kuasa Pendamping nya dari DPP Forum Silaturahmi Pemuda Cirebon (FSPC) menghadap ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Hidayah, Rabu (09/09) menjelaskan bahwa sudah ada surat dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah X bahwa Satuan Pendidikan tidak diperkenankan menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik yang sah.

Akan tetapi dugaan oknum kepala Yayasan
Pendidikan Islam Al-Hidayah Dukupuntang Kabupaten Cirebon diduga tidak menghiraukan surat dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah X tersebut.

Ketua Harian DPP Forum Silaturahmi Pemuda Cirebon (FSPC), Jaedin, S.Pd yang juga merupakan kuasa pendamping dari Ade Suryana akan melayangkan surat pengaduan kepada pihak yang berwajib atas dugaan tindakan yang diduga dilakukan oknum Kepala Sekolah dan Ketua Yayasan tersebut.

"Kita akan lakukan upaya hukum dengan melakukan pengaduan kepada pihak berwajib terkait sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku demi tegaknya supremasi hukum." Ujar Jaedin, S.Pd

(Tim)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel