Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

MenkopUKM RI ; 9,1 Juta Usaha Mikro Segera Dapat Modal Gratis, Pemerintah Siapkan Anggaran Capai Rp 22 Triliun

Nasional - Koran Pemuda (15/08/2020)
Pemerintah Republik Indonesia akan segera menyalurkan bantuan produktif usaha mikro yang bersifat hibah alias gratis. Pada tahap awal, bantuan siap diberikan untuk 9,1 juta pelaku usaha mikro.

"Total anggaran (tahap awal) Rp 22 triliun" kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2020.

Masing-masing pelaku usaha akan menerima Rp 2,4 juta untuk modal usaha. Targetnya, bantuan mulai ditransfer ke rekening penerima pada pertengahan Agustus 2020.

Penyaluran bantuan ini sebelumnya disampaikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Selasa, 21 Juli 2020. Jokowi menyebutnya sebagai bantuan sosial alias bansos produktif, yang bisa digunakan untuk menambah modal usaha atau ekspansi.

“Jangan sekali-kali tambahan modal kerja ini dipakai untuk beli HP (Handphone), atau beli pulsa, hati hati. Saya ikuti lho ini. Harus dipakai betul-betul untuk tambahan modal kerja,” kata Jokowi kepada para pedagang kecil dan mikro yang diundang ke Istana Merdeka, Jakarta.

Saat ini, kata Teten, pemerintah juga telah menyiapkan landasan hukum, mekanisme penyaluran, dan pengawasan dari bantuan produktif ini. Proses validasi dan verifikasi juga terus dilakukan.

Dari data yang ada sebenarnya sudah ada sekitar 17 juta pelaku usaha mikro. Data ini dikumpulkan dari berbagai instansi, mulai dari koperasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kepala dinas, hingga BUMN. Namun untuk tahap awal, bantuan baru akan diberikan kepada 9,1 juta penerima ini.
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel