Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Jalan Rusak, Warga Blok Ladok Ds. Tinumpuk Lakukan Pengurugan Melalui Dana Dari Swadaya Masyarakat Tanpa Campur Tangan Pemdes

Indramayu - Koran Pemuda (31/08/2020)
Jalan di Desa Tinumpuk Kecamatan Junyuat Kab. Indramayu yang sudah rusak parah, menjelang musim penghujan kini digenangi air ketika hujan turun.

Jalan yang rusak parah tersebut tepatnya terletak di Blok IV, Ladok Desa Tinumpuk. Kondisi jalan yang sudah tidak layak untuk dilewati terlebih digenangi air saat turun hujan membuat masyarakat sekitar geram akan Pemerintah Desa Tinumpuk yang tak kunjung segera memperbaiki jalan tersebut padahal sudah lama rusak.
Pemdes Tinumpuk Kec. Juntinyuat Kab. Indramayu yang akhir-akhir ini belum lama di demo oleh warganya sendiri terkait dugaan ketidak transparan APBDes dan dugaan Kuwu yang jarang masuk kantor saat jam kerja membuat kepercayaan masyarakat terhadap Pemdes memudar.

Alhasil, warga Blok IV Ladok Desa Tinumpuk Kec. Juntinyuat, dengan gotong royong serta dana yang dikumpulkan dari hasil warga sekitar memperbaiki sendiri jalan yang rusak parah tersebut.

"Dalam rangka perbaikan jalan yang banjir ini kita anggaran dapat mupul satu blok (swadaya;red), bukan dari Pemerintah Desa." Ujar salah satu warga kepada Koran Pemuda Indonesia
"Satu orang ada yang 200rb sampai 300rb turut menyumbang untuk pengurugan jalan ini, paling sedikit misal orang tidak punya paling 50rb." lanjutnya

(Rudi)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel