Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Jadi Warga Negara Yang Taat Peraturan ; Jaedin Pedagang Es Teh Poci Plered, Kantongi Perizinan Dan Wajib Pajak

Koran Pemuda, Cirebon (23/07/2020)
UMKM wajib mengurus perizinan agar usaha mereka menjadi legal. Izin usaha juga diperlukan agar segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik ke depan, hal tersebut sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah.

Pemerintah juga telah memberikan kelonggaran perpajakan untuk kalangan UMKM. Bagi mereka yang baru merintis usaha dengan modal terbatas dan omzet tak lebih dari Rp 4,8 milyar setahun, tarif pajak yang diterapkan sebelumnya terasa memberatkan. Untunglah, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2018 agar kalangan UMKM dapat dengan mudah memenuhi kewajibannya serta menunjang kalangan UMKM untuk berkembang.

Jaedin, seorang pedagang Es Teh Poci di perempatan Batik Trusmi, Plered ini, berjualan Es Teh Poci dengan kantongi perizinan UMKM dan menjadi seorang Wajib Pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Hal tersebut, ia lakukan karena demi menjadi warga negara yang taat peraturan serta perundang-undangan yang berlaku dan menjadi Wajib Pajak demi meningkatkan pendapatan daerah.

"Pelaku UMKM menurut Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2008 Tentang UMKM, wajib mengurus perizinannya, terlebih sekarang pemerintah mempermudah kalangan UMKM untuk mengurus izin serta memperingan tarif pajak yang dikenakan." Ujar Jaedin, seorang pedagang Es Teh Poci yang telah kantongi perizinan

"Sebagai warga negara yang taat peraturan perundang-undangan, kita harus mengurus perizinan UMKM kita dan menjadi Wajib Pajak, demi meningkatkan pendapatan negara." Lanjut Jaedin

"Saya juga harapkan semua kalangan UMKM khususnya penjual Es Teh Poci untuk segara mengurus perizinan dan menjadi Wajib Pajak." Tegas Jaedin

(Nia Salsabila)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel