Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Sekitar 15 Tahun Tower Berdiri, PT. Telkomsel Diduga Tak Pernah Salurkan CSR Kepada Warga Blok Telar Desa Warukawung


Koran Pemuda, Kab.Cirebon (29/04/2020)
Masyarakat Blok Telar Desa Warukawung Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon keluhkan adanya Menara Telekomunikasi (Tower) di pemukiman masyarakat. Pasalnya tower yang sudah berdiri kurang lebih hampir 15 tahun ini diduga tidak pernah menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Taggung Jawab Sosial Lingkungan kepada masyarakat Blok Telar Desa Warukawung.

Menara Telekomunikasi (Tower) milik PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) di Blok Telar Desa Warukawung ini diketahui memiliki dua provider yakni Telkomsel dan XL. Dan diduga semenjak berdirinya Menara Telekomunikasi milik PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) di Blok Telar Desa Warukawung ini, Telkomsel tidak pernah salurkan kewajibannya kepada masyarakat Blok Telar Desa Warukawung berupa CSR.


Hal ini diutarakan oleh Ibu Sanipah, yang rumahnya tepat didepan Menara Telekomunikasi (Tower) Blok Telar Desa Warukawung milik PT.Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)
"Selama berdirinya tower, saya dan masyarakat blok telar tidak pernah menerima CSR atau kompensasi apapun dari PT. Telkomsel , hanya pas pertama pembangunan tower saja kita diberi oleh pemilik lahan entah itu uang apa." Ujarnya


"Setelah itu masyarakat Blok Telar Desa Warukawung tidak pernah terima apapun lagi selama kurang lebih 15 tahun ini dari PT. Telkomsel akan adanya tower di Blok ini, padahal ini sangat berdampak pada lingkungan sekitar seperti kalau ada petir semua ruangan dirumah saya seakan bergetar, dan beberapa alat elektronikpun rusak. Radiasi tower inipun jelas sangat berdampak pada kesehatan." Lanjut Ibu Sanipah kepada Koran Pemuda Indonesia.

Terhitung sejak disahkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) atas adanya Menara Telekomunikasi (Tower) di Blok Telar Desa Warukawung ini diduga tidak pernah menyalurkan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungannya atau Corporate Social Reponsibility (CSR) kepada warga Blok Telar Desa Warukawung Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon.

"Kalau kita disini sub dari PT. Telkomsel nya mas, hanya untuk penggantian perangkat dan maintenance, kalau untuk urusan CSR itu langsung aja ke Pak Tauhid orang telkomselnya." Ujar Sdr. Oki saat sedang melakukan perbaikan dan ganti perangkat di Tower Telkomsel Blok Telar Desa Warukawung.

(Azat Sudrajat)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel