Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

PT. Gracia Kreasi Rotan Diduga Kuat Langgar Peraturan Perundang-Undangan


Koran Pemuda, Cirebon (07/04/2020)
  Kewajiban pengusaha/perusahaan ketika melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah memberikan uang pesangon dan uang penghargaan kepada karyawan yang di PHK sebagaimana dimaksud dalam pasal 156 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

  Namun hal ini berbeda dengan yang dialami Dani Hamdani, salah satu karyawan PT. Gracia Kreasi Rotan, Plumbon - Cirebon. Dani di PHK oleh pihak PT.Gracia setelah pengabdiannya sejak tahun 2014, akan tetapi PT.Gracia diduga tidak memberikan yang menjadi hak karyawannya ini.

  Pasalnya, tanpa adanya surat peringatan (SP), dani di PHK secara sepihak dan diduga tidak diberikan uang pesangon dan uang penghargaan oleh pihak PT.Gracia Kreasi Rotan.

  Hal tersebutpun dibenarkan oleh Sumintarti selaku bagian finance PT.Gracia Kreasi Rotan yang juga menanda tangani surat pemutusan hubungan kerja Dani Hamdani, saat ditemui Dani Hamdani dan kuasa pendamping advokasi sosialnnya di kantor PT.Gracia Kreasi Rotan.

  "Ya benar, dari perusahaan tidak memberikan uang pesangon karna mas dani melanggar peraturan perusahaan (PP), pelanggarannya berupa merokok dan itu merupakan pelanggaran berat maka akan di PHK tanpa diberi pesangon."Ujar Rumintarti kepada kuasa pendamping Dani Hamdani, sambil menunjukan PP PT.Gracia



  Saat ditanya apakah Peruaturan Perusahaan tersebut sudah seusai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku Ibu Sumintarti hanya menjawab "Hal itu biar nanti pengacara PT. Gracia saja yang menjawab karena kita sudah mengusakannya."

  Terkait hal tersebut maka diduga kuat PT. Gracia Kreasi Rotan, Plumbon - Cirebon melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  "Disini saya merasa sangat dirugikan, pertama BPJS Ketenagakerjaan saya didaftarkan Pihak PT.Gracia pada tahun 2017, padahal saya bekerja mulai tahun 2014. Yang kedua saya diberhentikan tanpa alasan yang jelas, tanpa adanya surat peringatan (SP) terelebih dahulu." Ujar Dani Hamdani

  "Terlebih saya di PHK tanpa diberikan pesangon, ini jelas melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia." Lanjut Dani Hamdani

(Red)

Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel