Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Mengenal Tradisi Surak (Saweran) Di Masyarakat Cirebon

Koran Pemuda. Nasional (07/04/2020)
  Tradisi Saweran atau masyarakat Cirebon biasa menyebutnya sebagai Surak berasal dari tanah pasundan.Tradisi Surak sendiri telah diwariskan turun-temurun oleh nenek moyang dan sampai sekarang masyarakat masih tetap konsisten menjalankan tradisi tersebut, mengingat prosesinya yang unik dan mengandung petuah-petuah dari para leluhur.

  Awalnya tradisi Surak hanya dilakukan pada saat upacara perkawinan adat namun sampai sekarang berbagai macam acara atau tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Cirebon selalu diakhiri dengan Surak sebagai rasa syukur.


  Surak sendiri diartikan oleh masyarakat untuk mengekspresikan rasa bersyukur kepada tuhannya dan berbagi rasa kebahagiaan kepada sesama masyarakat atas kenikmatan atau terjadinya peristiwa besar. Masyarakat  khususnya anak-anak biasanya berkumpul ditempat atau dirumah orang yang akan melaksanakan Surak dan berebut menangkap atau mengumpulkan barang-barang yang di lemparkan.

  Barang-barang yang ada dalam Surak sendiri biasanya berisi uang koin, beras, kunyit, dan permen. Masing-masing barang tersebut memiliki arti tersendiri, uang sebagai simbol kemakmuran, beras sebagai simbol kesejahteraan, kunyit dianalogikan sebagai obat atau masakan, permen diartikan sepahit apapun hidup dapat diselesaikan dengan manis. Namun, seiring berjalannya waktu masyarakat menggunakan uang kertas, mie instan, sabun atau deterjen dan jajanan lainnya.

(Trie Utami)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel