Koran Pemuda Indonesia
Anggota Komisi III DPRD Jabar, Husin, SE ; Manfaat Jika Cirebon Timur Mekar

Cirebon - Koran Pemuda, (21/02/2021) Husin, SE., Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Perindo mengatakan, banyak manfaat yang didapat dari pemekaran suati daerah, termasuk wilayah timur Kabupaten Cirebon jika terjadi pemekaran

Bupati Lampung Barat Hadiri Pelantikan Pengurus FSPP di Ponpes Al-Ittihad

Lampung - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Lampung Adakan Giat Pelantikan FSPP Kabupaten Lampung Barat

5 Rekomendasi Teh Untuk Meredakan Sembelit

Kesehatan - Koran Pemuda, (20/02/2021) Sembelit atau Konstipasi membuat orang tidak nyaman saat aktivitas buang air besar

Diduga Lakukan Kekerasan, ART di Probolinggo Laporkan Majikan ke Polres

Probolinggo - Koran Pemuda, (21/02/2021) Pariyem, seorang asisten rumah tangga, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan tindak pidana penganiayaan

Mobil Petugas Diduga Dibakar Saat Ungkap Aktivitas Illegal Logging di Kalbar

Kalbar - Koran Pemuda, (14/02/2021) Mobil dinas milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat diduga dibakar orang tak dikenal

Ibu Saeni, Jual Jajanan Tradisional Keliling Kampung

Koran Pemuda, Cirebon (05/04/2020)
  Jajanan tradisional yang biasa dibeli anak-anak pada jam 90'an memang sudah sulit dijumpai, sudah jarang sekali pedagang yang menjual jajanan tradisional baik pedagang kaki lima maupun pedagang yang menjual secara berkeliling.

  Namun di Desa Japura Kidul Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon, masih ada salah satu pedagang jajanan tradisional dengan cara berkeliling kampung yakni Ibu Saeni.

  Ibu Saeni menyediakan jajanan tradisonal seperti Klepon, Awul, Jongkong, Ondal-andil, Cilok, dan beberapa jajanan tradisional lainnya. Jajanan tradisional yang disediakan Ibu Saeni ini  dibuat sendiri bersama suami dan anaknya.

  Selain harganya yang murah jajanan tradisional Ibu saeni juga rasanya sangat lezat, bagi anak-anak zaman 90'an mungkin akan merasakan nostalgia zaman dulu ketika masih anak-anak.

  "Sudah jarang oedagang yang menyediakan jajanan tradisional seperti ini, saya dan suami beserta anak tetap berjualan jajanan tradisional agar anak muda zaman sekarang dapat merasakan kelezatan jajanan tradisional warisan leluhur." Ujarnya kepada awak media Koran Pemuda Indonesia

(Ibnu Yasin Asalfi)
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel